Posted by: anggaway89 | April 1, 2010

KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL

KEBUTUHAN NUTRISI IBU HAMIL
http://www.perpus-online.co.cc
Kebutuhan Nutrisi Ibu Hamil
Kalori. Zat ini dibutuhkan untuk pembentukan sel-sel baru, pengaliran makanan
dari pembuluh darah ibu ke pembuluh darah janin melalui plasenta, serta
pembentukan enzim dan hormon yang mengatur petumbuhan janin. Kalori ini
diperlukan juga bagi tubuh si ibu itu sendiri untuk dapat berfungsi secara baik.
Berapa jumlah yang dibutuhkan? Umumnya selama masa kehamilan 6 bulan
pertama tidak terdapat peningkatan kebutuhan yang bermakna dari kondisi pada
saat si ibu tidak hamil. Peningkatan kebutuhan sekitar 200 Kalori perhari diperlukan
saat usia kehamilan antara 6-9 bulan. 200 Kalori tersebut dalam keseharian dapat
diwakilkan dengan 1 toast sandwich keju.
Protein yang banyak terdapat pada daging, keju, ikan, telur, kacang-kacangan, tahu
dan tempe, berguna untuk membangun sel-sel baru janin (sel darah, kulit, rambut,
kuku, dan jaringan otot). Protein buat sang Ibu juga memiliki fungsi sama yaitu
sebagai zat pembangun. Kebutuhan selama kehamilan tidak jauh berbeda dengan
saat sebelum hamil. Bagi wanita asia umumnya, usia 19-49 tahun perhari
diperlukan protein sebanyak 50 Gram. Pembagian lebih rinci 50 Gram tersebut
menurut sumber proteinnya adalah 9 Gram protein ikan, 6 Gram protein hewan dan
antara 35-40 Gram dari sumber nabati/tumbuhan.
Vitamin. Banyak jenis vitamin diperlukan selama kehamilan dalam jumlah tertentu
daintaranya : Vitamin A untuk pertumbuhan janin yang dibutuhkan dalam jumlah
tertentu saja dan tidak berlebihan karena dapat berbahaya bagi kesehatan janin.
Sangat dianjurkan untuk menkonsumsi vitamin A yang bersumber dari sayur dan
buah-buahn seperti mangga, tomat, wortel dan aprikot. Sumber-sumber vitamin A
lainnya masih sangat banyak dan dapat ibu Ria telusuri dengan mudah; vitamin B1
dan B2 serta niasin untuk proses metabolisme tubuh; Vitamin B6 dan B12 untuk
mengatur penggunaan protein; Vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi
selama hamil atau mencegah anemia; Vitamin D pada susu dan olahannya serta
kacang-kacangan, menopang pembentukan tulang, gigi, serta persendian janin dan
Vitamin E untuk pembetukan sel-sel darah merah serta melindungi lemak dari
kerusakan.
Mineral, Asam folat dan seng dalam sayuran dan buah-buahan seperti jeruk,
pisang, brokoli, serta wortel untuk pembentukan susunan saraf pusat dan otak
janin. Kedudukan mineral disini dangat penting berkaitan karena mineral juga
membantu proses tumbuh kembangoragan bayi. Contoh perna penting yang perlu
diingat adalah yang dimainkann oleh Asam Folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil
sebanyak 400 µg perhari dengan tujuan mencegah terdapatnya kerusakan
http://www.perpus-online.co.cc
pembentukan susunan syaraf pada bayi. Selama hamil juga dianjurkan makan
banyak serat dan minum air putih.
Penting juga untuk diingat bahwasanya selama kehamilan kenaikan berat badan ibu
dapat menjadi penentuan kecukupan gizi. Walaupun tidak langsung berkaitan
dengan beratbadan janin yang dilahirkan akan tetapi biasanya seorang ibu hamil
yang sehat dapat mengalami kenaikan berat badan selma kehamilan sebesar 8-15
Kg yang bervariasi menurut pola individual tergantung pada berat badan
sebelumya, ras, usia dan pola makan.Kalau dilihat sepintas sangat rumit…tapi
sebenarnya tidak terlalu rumit. Yang perlu untuk dijadikan perinsip bagi ibu hamil
adalah dia memiliki pola makan yang terukur. Maksudnya terukur adalah tahu
kebutuhannya dan kemudian memenuhinya.
Saat ini berbagai artikel juga banyak ditemui untuk dapat mengetahui berbagai
sumber makanan yang mengandung bahan yang diperlukan. Ada sebuah pedoman
sederhana untuk dapat menjadi patokan yang lebih singkat bagi ibu hamil dalam
memantau kondisi makannya. Pedoman tersebut adalah :
Konsumsi makanan yang banyak mengandung Asam Folat. Ingat kebutuhan selama
12 pekan I kehamilan untuk Asam Folat sebanyak 400µg perhari.
Lakukan pola makan yang seimbang bagi kehamilan, yaitu :
Makan makanan sumber karbohidrat secukupnya. Peningkata kebutuhan baru
terjadi pada masa 3 bulan terakhir kehamilan
Makan banyak buah dan sayuran
Jika memang hendak menggunakan suplementasi makanan atau vitamin maka
gunakan suplemen makanan dan vitamin yang memang dikhususkan untuk kondisi
kehamilan
Susu dan produknya (keju, yoghurt dll) yang telah diproses pasteurisasi sangat baik
untuk kehamilan
Makan cukup makanan yang mengandung protein
Jangan terlalu banyak makan makanan manis dan berlemak
Minum setidaknya 1-1.5 L cairan perhari (utamanya air bening, jus buah atau dapat
pula dari susu atau makanan cair)
Jangan makan hati karena banyak mengandung Retinol (Vitamin A Hewani), dan
makan-makanan yang tidak dimasak/diolah sempurna (Setengah matang)
Tidak boleh merokok dan minum Alkohol
Perhatikan kenaikan berat badan
http://www.perpus-online.co.cc
Bagaimana kaitannya dengan puasa? Puasa pada hakikatnya bukanlah perubahan
kondisi kondisi yang ekstrim. Dalam puasa yang terjadi sebenarnya adalah
pengaturan sementara pola makan yang ada menuruti ketetapan 4JJI SWT sebagai
Yang Maha Menciptakan. Penting untuk diingat disini bahwasanya 4JJI sebagai Yang
Maha Menciptakan segala sesuatu pastilah mengetahui pula apa yang terbaik untuk
mahluk-Nya. Termasuk dalam maslah puasa ini. Segala aturan sudah lengkap
tinggal melaksanakannya saja.Nah…untuk ibu hamil sebenarnya puasa tidak
dilarang asalkan kondisi kesehatan yang ada menunjang untuknya. Apa maksudnya
menunjang? Hal-hal diatas yang telah kita bicarakan sebenarnya merupakan sebuah
standard medis bagi kehamilan tanpa resiko atau katakan saja terjadi pada seorang
ibu yang sebelum kondisi kehamilan memiliki status kesehatan yang baik. Kalau
memang demikian adanya, dan saya berharap kondisi ibu Ria seperti ini, insya 4JJI
masalah puasa memang masalah penyesuaian pola makan saja. Pola makan yang
disesuaikan berkaitan lebih utama dengan waktu dan cara makan. Masalah jenis
makanan dan zat nutrisi yang terkandung didalamnya adalah sebuah ketetapan
yang harus dipenuhi. Tinjauan medis mengatakan bahwa sebaiknya dalam
memenuhi peningkatan kebutuhan asupan gizi yang ada ibu hamil melakukannya
secara bertahap. Prinsipnya makan sedikit-sedikit tetapi sering lebih diutamakan
dibandingkan makan besar sekaligus. Selain itu perlu diperhatikan perubahan
umum yang terjadi dalam kehamilan seperti betambahnya berat badan yang
sebagian besarnya terdiri dari cairan maka nilai Hb dalam darah bisa menurun
karena terjadi pengenceran. Selain itu peningkatan kadar beberapa hormon dalam
tubuh yang penting untuk mempertahankan serta membantu proses tumbuh
kembang dalam kehamilan itu sendiri juga berpengaruh pada fungsi tubuh ibu.
Mengatasi hal ini tidaklah rumit dan jangan dianggap memberatkan karena
memang kehamilan adalah proses yang normal. Masalah pengaturan makan dalam
puasa seperti yang ibu Ria katakan menurut pandangan medis tinggal memerlukan
pengaturan waktu makan seperti makan sedikit-sedikit tetapi lebih sering pada
waktu malam hari dan juga jenid makanan yang dikonsumsi harus lebih
memperhatikan faktor kebutuhan karena ketika ibu hamil makan sesukanya tapi
tidak memperhatikan kebutuhan semestinya bisa jadi dia merasakan kenyang akan
tetapi kebutuhan nutrisi kehamilannya tidak terpenuhi. Oleh karena itu penting
untuk memperhatikan kebutuhan nutrisi yang ada.Mengenai perubahan yang
memang normal terjadi dan pengaruhnya pada kehamilan seperti peningkatan
hormaon yangbiasanya akan membuat si ibu jadi lebih seirng mual dan bahkan
dapat diserang penyakit lambung, sangat saya sarankan kepada ibu Ria dalam hal
ini untuk berkomunikasi lebih intensif kepada dokter kebidanan yang menjadi
penyedia jasa kesehatan keluarga ibu. Pada umunya setiap tenaga medis ketika
menghadapi kasus kehamilan dengan kondisi sehat akan lebih banyak memotivasi
http://www.perpus-online.co.cc
kepada pengguna jasa pelayanan kesehatan untuk dapat melakukan langkah-
langkah preventif dan menggunakan kemampuan tubuh sendiri untuk
mempertahankan fungsi normalnya sebelum akhrinya beralih kepada tindakan
kuratif. Perlu juga saya tambahkan disini bahwa faktor olahraga atau gerak badan
bagi ibu hamil jangan sampai dilupakan karena hal inipun dapat membantu tubuh
untuk lebih mengaktifkan proses metabolismenya dan dengan sendirinya akan
meningkatkan jumlah turnover zat-zat makanan yang diperlukan tubuh serta
membuang zat-zat sisa yang tidak diperlukan lagi. Olahraga yang diperlukan bagi
ibu hamil tentunya olahraga yang telah disesuaikan dimana lebih ditekankan pada
kegiatan yang membtuhkan banyak oksigen dibandingkan penguatan otot dan juga
intensitas ringan dan bertahap. Jalan pagi santai selama 1 jam atau menjelang
berbuka dapat menjadi aktivitas pilihan yang cukup enak.Insya 4JJI ini yang saya
dapat sarankan untuk saat ini. Mohon maaf jika ada kesalahan dan atau kekurangan
yang disebabkan karena kelemahan saya sendiri. Selamat menjalani masa
kehamilan yang indah dan semoga sekali lagi ridho dan rahmat 4JJI tercurah selalu
kepada ibu Ria dan keluarga
Sumber : http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/01/kebutuhan-nutrisi-ibu-
hamil.html
PDF by : http://www.perpus-online.co.cc and http://www.ciebal.web.id


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: