Posted by: anggaway89 | May 24, 2010

HASIL KONFERENSI ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

HASIL KONFERENSI

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

DEWAN MAHASISWA FAKULTAS (DMF)

Maret 2010


KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 01/KONF/DMFIK/III/2010

Tentang:

Agenda Acara Konferensi 2010 OPM FIK

Menimbang :

  1. Bahwa konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan
    dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan
    tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;

5.  Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi lokal di Fakultas Ilmu Keolahragaan;

Mengingat :

1.  Undang-Undang Dasar 1945;

  1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  3. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan
    di Perguruan Tinggi;
  4. Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang;
  5. Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman
    Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
  6. Hasil Konggres VI Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2009.

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara Amandemen konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Agenda acara Konferensi 2010 OPM FIK

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Maret 2010

Pukul                : 15:17 WIB

Presidium Sementara,

( Ni’mah Namiyah Ulya )                     ( Mohammad Saifur R )             ( Komar Rubianto )

NIM. 107711407028                          NIM. 307721407038              NIM. 109711423831

TATA TERTIB PEMILIHAN PRESIDIUM

KONFERENSI ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA 2010

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

(1)   Ketentuan Presidium Konferensi Mahasiswa FIK UM

(a)    Presidium konferensi terdiri atas 3 orang;

(b)   Anggota KPU 2010 memimpin sidang sampai terbentuknya presidium konferensi OPM FIK;

(c)    Presidium sidang memimpin sidang sampai berakhirnya konferensi OPM FIK;

(d)   Presidium sidang dipilih oleh peserta penuh secara langsung, umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil;

(e)    Presidium sidang bukan personal yang akan menyampaikan pelaporan kinerja DMF 2009 dan pelaporan pertanggungjawaban BEMFA 2009.

(2)   Pencalonan dan Pemilihan Presidium Sidang Konferensi OPM FIK

Tahap pencalonan:

(a)    Setiap peserta penuh memberikan tiga nama yang berbeda pada satu kertas suara.

(b)   Calon presidium sah apabila didukung sekurang-kurangnya 3 suara

(c)    Calon presidium sidang menyatakan kesediaannya secara lisan didepan peserta sidang disertai rasionalisasi yang diterima oleh forum;

(d)   Apabila jumlah calon presidium sidang kurang dari 3 orang, maka dilakukan pencalonan kembali untuk memenuhi 3 calon.

Tahap pemilihan:

(a)    Setiap peserta penuh berhak memilih 1 orang presidium sidang.

(b)   Calon presidium yang meraih jumlah suara terbanyak I,II,III dinyatakan sebagai presidium konferensi OPM FIK 2010.

(c)    Jika terdapat jumlah suara yang sama maka dilakukan pemilihan ulang pada suara yang sama.

(d)   Pada tahap pemilihan ulang, setiap peserta memiliki satu hak suara

(3)   Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini, diserahkan kepada kebijaksanaan presidium dengan persetujuan forum.

KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 02/KONF/DMFIK/III/2010

Tentang:

Tata Tertib Pemilihan Presidium Konferensi 2010 OPM FIK

Menimbang :

  1. Bahwa konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan
    dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan
    tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;

5.  Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi lokal di Fakultas Ilmu Keolahragaan;

Mengingat :

1.  Undang-Undang Dasar 1945;

  1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  3. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan
    di Perguruan Tinggi;
  4. Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang;
  5. Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
  6. Hasil Konggres VI Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2009.

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Tata Tertib Pemilihan Presidium Konferensi 2010 OPM FIK

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Maret 2010

Pukul                : 16:06 WIB

Presidium Sementara,

( Ni’mah Namiyah Ulya )                  ( Mohammad Saifur R )                ( Komar Rubianto )

NIM. 107711407028                      NIM. 307721407038                 NIM. 109711423831

KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 03/KONF/DMFIK/III/2010

Tentang:

Penetapan Presidium Konferensi 2010 OPM FIK

Menimbang :

  1. Bahwa konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;

5.  Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi lokal di Fakultas Ilmu Keolahragaan;

Mengingat :

1.  Undang-Undang Dasar 1945;

  1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  3. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi;
    1. Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang;
    2. Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
    3. Hasil Kongres VI Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2009

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Nama-nama dibawah ini:

  1. Mohammad Saifur Romadhan
  2. Galang Pakarti Mahardika
  3. Komar Rubianto

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Januari 2009

Pukul                : 16:44 WIB

Presidium Sementara,

( Ni’mah Namiyah Ulya )                  ( Mohammad Saifur R )                ( Komar Rubianto )

NIM. 107711407028                       NIM. 307721407038                  NIM. 109711423831

TATA TERTIB KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ULMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

BAB 1

PENGERTIAN, WAKTU DAN TEMPAT

Pasal 1

Konferensi Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang yang selanjutnya disingkat Konferensi OPM FIK UM.

Pasal 2

Konferensi OPM FIK UM dilaksanakan pada hari Rabu 31 Maret 2010.

Pasal 3

Konferensi OPM FIK UM dilaksanakan di Ruang Rapat Dosen FIK UM.

BAB II

KEDUDUKAN, TUGAS DAN WEWENANG

Pasal 4

Konferensi OPM FIK UM merupakan forum permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan.

Pasal 5

Konferensi OPM FIK UM mempunyai tugas:

  1. Memutuskan tata tertib persidangan Konferensi OPM FIK UM;
  2. Menetapkan dan merekomendasikan pokok-pokok pikiran mahasiswa FIK;
  3. Menetapkan ketua BEMFA terpilih berdasarkan hasil pemilu raya;
  4. Menetapkan garis besar program kerja OPM FIK UM;
  5. Menetapkan keputusan ketetapan forum.

Pasal 6

Konferensi OPM FIK UM mempunyai wewenang membuat ketetapan dan keputusan yang hanya dapat diubah dan dibatalkan oleh Amandemen dan persidangan Konferensi OPM FIK UM.

BAB III

PESERTA

Pasal 7

  1. Peserta penuh Konferensi OPM FIK UM terdiri dari :
    1. Ormawa lama : Ketua, sekretaris, bendahara DMF/perwakilan. Ketua, sekretaris umum, bendahara umum BEMFA/ perwakilan. Ketua HMJ/perwakilan.
    2. Ormawa baru : Ketua, sekretaris, bendahara DMF/perwakilan. Ketua, sekretaris umum, bendahara umum BEMFA/perwakilan. Ketua HMJ terpilih/perwakilan.
    3. Peserta peninjau civitas akademika FIK UM.
    4. Perwakilan peserta harus menunjukkan mandat tertulis.

Pasal 8

Hak peserta Konferensi OPM FIK UM adalah:

  1. Peserta penuh memiliki hak suara dan bicara;
  2. Peserta peninjau hanya memiliki hak bicara dan tidak memiliki hak suara;
  3. Hak suara, yaitu hak dipilih dan memilih, memberikan dan menolak dukungan pada pemungutan suara;
  4. Hak bicara, yaitu hak mengajukan dan menolak usul, pendapat serta mengajukan dan menjawab pertayaan.

Pasal 9

Peserta Konferensi OPM FIK UM berkewajiban adalah:

  1. hadir tepat waktu;
  2. mengikuti tata tertib Konferensi OPM FIK UM;
  3. mengikuti secara aktif seluruh acara;
  4. meminta ijin pimpinan sidang apabila hendak meninggalkan sidang.

BAB IV

SANKSI

Pasal 10

  1. Sanksi diberikan kepada peserta apabila peserta tersebut melanggar kewajiban sebagaimana diatur dalam tata tertib;
  2. Sanksi bagi peserta yang melanggar kewajiban adalah akan diberi teguran pertama dari presidium sidang, apabila tidak diindahkan maka akan mendapat teguran kedua dan apabila tidak diindahkan juga maka dikeluarkan dengan persetujuan forum selama 1×15 menit dan dapat mengikuti Konferensi OPM FIK kembali

BAB V

PERSIDANGAN

Pasal 11

Persidangan dalam Konferensi OPM FIK berbentuk sidang komisi dan sidang pleno.

BAB VI

QUORUM

Pasal 12

  1. Konferensi OPM FIK dinyatakan sah apabila dihadiri minimal 1/4 (satu perempat) peserta diundang;
  2. Apabila point 1(satu) tidak dipenuhi, Konferensi OPM FIK diundur 2×5 menit;
  3. Sidang pleno dan sidang komisi dilakukan sebagimana pada point 2 (dua).

BAB VII

KEPUTUSAN

Pasal 13

  1. Keputusan Konferensi OPM FIK berbentuk keputusan dan ketetapan Konferensi OPM FIK;
  2. Keputusan Konferensi OPM FIK mempunyai kekuatan hukum ke dalam Konferensi OPM FIK;
  3. Ketetapan Konferensi OPM FIK mempunyai kekuatan hukum mengikat kepada seluruh kehidupan Konferensi OPM FIK.

Pasal 14

  1. Pengambilan keputusan diusahakan dengan asas musyawarah untuk mufakat;
  2. Apabila point 1 (satu) tidak tercapai maka dilakukan lobbying;
  3. Apabila point 2 (dua) tidak tercapai maka dilakukan voting.
  4. Apabila hasil pemungutan suara sama maka diadakan pemungutan suara ulang.

BAB VIII

PENUTUP

Pasal 15

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam tata tertib ini akan diatur kemudian sesuai dengan keputusan kesepakatan forum;
  2. Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan.

KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 04/KONF/DMFFIK/III/2010

Tentang:

Tata Tertib Konferensi 2010 OPM FIK

Menimbang :

  1. Bahwa Konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;
  5. Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi likal di Fakultas Ilmu Keolahragaan.

Mengingat:

  1. Undang-undang dasar 1945:
  2. Undang-undang RI No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional;
  3. Peraturan pemerintah No. 60 tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  4. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang pedoman umum organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi;
  5. Keputusan Mendiknas NO. 170/U/2000, tentang statuta Universitas Negeri Malang;
  6. Keputusan rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang pedoman ornagisasi kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
  7. Hasil kongres VI organisasi pemerintahan mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2009.

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara Konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Tata Tertib Konferensi 2010 OPM FIK UM

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Maret 2010

Pukul                : 17:09 WIB

Presidium Sidang,

( Komar Rubianto )                           (Mohammad Saifur R )                       (Galang Pakarti M)

NIM. 109711423831                       NIM. 307721407038                        NIM. 208711415948


ANGGARAN DASAR

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

MUQODDIMAH

Bahwa generasi muda sebagian dari manusia yang dinamis, kreatif dan kritis, dan sebagai agent of change maka perlu adanya wahana dan sarana yang kondusif bagi pengembangan wawasan dan peningkatan kecendikiawanan serta integritas kepribadian demi terciptanya sarjana yang benar-benar berkualitas, bertekad memberikan dharma bhaktinya untuk mewujudkan nilai-nilai ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradap, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sadar akan hak dan kewajibannya sebagai manusia dan mempunyai tanggung jawab serta sadar bahwa pengembangan kehidupan kemahasiswaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang adalah sebagai penampung dan penyalur aspirasi, forum komunikasi, dan koordinasi untuk pengembangan kemahasiswaan, peningkatan keterampilan manajemen dan menimbulkan sikap professional yang mandiri.

Yakin bahwa tujuan tersebut hanya dapat dicapai taufik dan hidayah serta rahmat dari Tuhan yang maha Esa serta usaha-usaha yang teratur berencana, dan penuh kebijaksanaan, maka dengan rahmatnya, mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang membentuk Anggaran Dasar Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

BAB 1

KETENTUAN UMUM

Istilah dan Singkatan

Pasal 1

Di dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, yang dimaksud dengan:

  1. OPM FIK UM adalah Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.
  2. Konferensi OPM FIK UM adalah forum permusyawaratan tertinggi Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.
  3. LLF adalah Lembaga Legislatif Fakultas yang selanjutnya diberi nama Dewan Mahasiswa Fakultas, disingkat DMF
  4. LEF adalah Lembaga Eksekutif Fakultas yang selanjutnya diberi nama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas, disingkat BEMFA.
  5. LEJ adalah lembaga eksekutif jurusan yang selanjutnya diberi nama Himpunan Mahasiswa Jurusan, disingkat HMJ.

Nama, Bentuk, Waktu dan Tempat

Pasal 2

Organisasi ini bernama Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

Pasal 3

OPM FIK UM secara struktural berbentuk negara republik dengan sistem desentralisasi dalam penyelenggaraannnya.

Pasal 4

Masa jabatan OPM FIK UM adalah maksimal satu tahun, terhitung Januari sampai dengan 31 Desember.

Pasal 5

OPM FIK UM berkedudukan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

Kedaulatan, Asas, Sifat dan Prinsip

Pasal 6

Kedaulatan tertinggi OPM FIK UM berada ditangan mahasiswa dan dilaksanakan sepenuhnya berdasarkan AD ART OPM FIK dan tidak bertentangan dengan pedoman OPM UM.

Pasal 7

OPM FIK UM berasaskan Pancasila.

Pasal 8

OPM FIK UM bersifat independent, demokratis, aspiratif, dan progresif.

Pasal 9

Prinsip OPM FIK adalah ketuhanan yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, kejujuran, kebenaran dan keadilan ilmiah, kebersamaan, kemitraan, keterbukaan dan kerakyatan, serta kebangsaan.

Tujuan dan Fungsi

Pasal 10

OPM FIK UM bertujuan mendidik mahasiswa yang bertaqwa kepada tuhan yang Maha Esa, berwawasan luas, memiliki kesadaran berorganisasi, memiliki integritas kepribadian dan kepedulian sosial.

Pasal 11

Fungsi OPM FIK UM adalah:

  1. Wahana pembinaan kepribadian mahasiswa FIK UM
  2. Wahana pengembangan IPTEKS (ilmu pengetahuan teknologi dan spiritual)
  3. Wahana pengembangan dan pengaplikasian visi dan misi gerakan mahasiswa.
  4. Wahana penyaluran aspirasi pemberdayaan dan persatuan mahasiswa FIK UM.
  5. Wahana pengabdian kepada masyarakat.

BAB II

KEORGANISASIAN

Keanggotaan dan Keuangan

Pasal 12

Anggota OPM FIK UM adalah Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

Pasal 13

Keuangan OPM FIK UM diperoleh dari:

  1. Dana DPP SPP;
  2. HOTMA;
  3. Usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan asas, prinsip, sifat, dan tujuan OPM FIK
  4. Sumbangan yang tidak mengikat serta tidak bertentangan dengan asas prinsip, sifat, dan tujuan OPM FIK UM.

Kelengkapan Berorganisasi

Pasal 14

Kelengkapan OPM FIK UM, terdiri atas:

  1. Konferensi adalah forum permusyawaratan tertinggi OPM FIK UM;
  2. DMF adalah lembaga legislatif ditingkat fakultas yang ada di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.
  3. BEMFA adalah lembaga eksekutif ditingkat fakultas yang ada di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.
  4. HMJ adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

BAB III

PEMBUBARAN DAN PERUBAHAN OPM FIK UM

Pembubaran OPM FIK

Pasal 15

Hal pembubaran OPM FIK UM ditetapkan di dalam Konferensi Referandum.

Pasal 16

Pelaksana Referandum adalah DMF sebagai pemegang kedaulatan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

Pasal 17

Referandum dilaksanakan apabila diusulkan minimal sepertiga (1/3) dari jumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

Pasal 18

Hasil referandum dinyatakan sah apabila dua pertiga dari jumlah mahasiswa FIK menggunakan hak pilihnya, dan dua pertiga dari jumlah tersebut dinyatakan sah.

BAB IV

ATURAN PERALIHAN DAN ATURAN TAMBAHAN

Aturan Peralihan

Pasal 20

  1. Anggaran dasar ini hanya dapat diubah oleh Konferensi OPM FIK UM periode berikutnya;
  2. Anggaran dasar ini berlaku sampai dengan anggaran dasar yang baru ditetapkan.

Aturan Tambahan

Pasal 21

  1. Aturan tambahan ini mengatur hal-hal yang belum ada sebelumnya;
  2. Aturan tambahan atau pengganti, akan ditambahkan dalam lembaran tersendiri yang merupakan satu kesatuan naskah dari peraturan ini.

BAB V

PENUTUP

Pasal 22

  1. Anggaran dasar ini, dijabarkan lebih lanjut dalam ART;
  2. Anggaran dasar ditinjau kembali dalam Konferensi OPM FIK UM berikutnya;
  3. Anggaran dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya.

KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 05/KONF/DMFIK/III/2010

Tentang:

Anggaran Dasar Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan

Universitas Negeri Malang

Menimbang :

  1. Bahwa konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan
    dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan
    tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;

5.  Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi lokal di Fakultas Ilmu Keolahragaan;

Mengingat :

1.  Undang-Undang Dasar 1945;

  1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  3. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan
    di Perguruan Tinggi;
  4. Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang;
  5. Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
  6. Hasil kongres VI organisasi pemerintahan mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2009.

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Anggaran Dasar Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Maret 2010

Pukul                : 19:10 WIB

Presidium Sidang,

( Komar Rubianto )                           (Mohammad Saifur R )                       (Galang Pakarti M)

NIM. 109711423831                       NIM. 307721407038                        NIM. 208711415948


ANGGARAN RUMAH TANGGA

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

BABI

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Pengertian

  1. Anggaran Rumah Tangga Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang yang selanjutnya disingkat ART adalah petunjuk teknis operasional pelaksanaan dari Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 155/U/1998 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi serta penjabaran lebih lanjut dari Anggaran Dasar OPM FIK Universitas Negeri Malang.
  2. Pimpinan fakultas yang tertinggi dari dekan dan pembantu dekan adalah perangkat pengambil keputusan tertinggi dalam penyelenggaraan pendidikan ditingkat fakultas.
  3. Dekan adalah pemimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pembina tenaga pendidikan, mahasiswa dan tenaga administrasi fakultas yang bertanggung jawab kepada Rektor.
  4. PD III adalah pembantu dekan dibidang kemahasiswaan,yaitu bidang yang meliputi organisasi kemahasiswaan, kegiatan ekstrakulikuler dan pelayanan kesejahteraan mahasiswa di tingkat fakultas.
  5. Ketua dan sekretaris jurusan, adalah pemimpin dan penaggungjawab pelaksana akademik dan pembina kemahasiswaan pada tingkat jurusan.
  6. Ketua dan sekretaris program studi, adalah pemimpin dan penanggung jawab pelaksana kegiatan akademik dan peningkatan kecendikiawanan serta integritas pribadi dalam menyikapi persoalan kampus, masyarakat dan bangsa.
  7. OPM FIK UM adalah wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa FIK ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendikiawanan serta integritas pribadi dalam menyikapi persoalan kampus, masyarakat dan negara.
  8. Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF) adalah lembaga legislatif tertinggi OPM FIK UM ditingkat fakultas.
  9. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEMFA) adalah lembaga eksekutif tertinggi OPM FIK, yang mengkoordinasikan kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas.
  10. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) adalah lembaga eksekutif ditingkat jurusan, sebagai pelaksana program kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya.

Pasal 2

Struktur Organisasi Pemerintahan Mahasiswa FIK UM

Organisasi Pemerintahan Mahasiswa FIK UM terdiri atas :

  1. LLF adalah Lembaga Legislatif Fakultas yang selanjutnya diberi nama Dewan Mahasiswa Fakultas, disingkat DMF.
  2. LEF adalah Lembaga Eksekutif Fakultas yang selanjutnva diberi nama Badan Eksekutif Mahasiswa, disingkat BEMFA.
  3. HMJ adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang.

BAB II

DEWAN MAHASISWA FAKULTAS

Pasal 3

Status

DMF berstatus sebagai:

  1. Lembaga normatif mahasiswa di tingkat fakultas.
  2. Lembaga perwakilan tertinggi OPM UM di tingkat fakultas.
  3. Subsistem kelembagaan non struktural di tingkat fakultas.

Pasal 4

Fungsi

Fungsi DMF adalah:

  1. Sebagai forum komunikasi OPM di tingkat fakultas.
  2. Sebagai penyalur aspirasi mahasiswa di tingkat fakultas.
  3. Perencana dan penetap GBPK kemahasiswaan di tingkat fakultas.
  4. Sebagai badan pengawas dan pengevaluasi kegiatan OPM di tingkat fakultas.
  5. Sebagai perumus substansi hukum positif yang ditetapkan untuk menjaga dan menegakkan norma maupun etika berorganisasi di tingkat fakultas.

Pasal 5

Tugas

Tugas DMF adalah:

  1. Merumusakan norma-norma yang belum berlaku dalam melaksanakan kegiatan legislasi kemahasiswaan di FIK;
  2. Menetapkan hasil-hasil Konferensi sebagai ketetapan OPM FIK (Tap. OPM Fakultas) dengan tidak bertentangan dengan hasil Konggres OPM UM;
  3. Menetapkan garis besar program kerja (GBPK) di FIK;
  4. Membentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) OPM FIK UM;
  5. Menetapkan dan mengesahkan Ketua BEMFA berdasarkan suara terbanyak hasil Pemilu Raya FIK;
  6. Melakukan interprestasi terhadap perundang-undangan yang berkaitan dengan penafsirannya jika terjadi konflik pemahaman antara lembaga di FIK;
  7. Melakukan hak uji materi terhadap hasil pemilu raya, serta aturan pelaksanaan di bawahnya;
  8. Melakukan tindakan yuridis kepada personal pengurus ataupun lembaga tingkat fakultas terhadap penyimpangan perundang-undangan yang berlaku;
  9. Memfasilitasi diadakannya Forum Mahasiswa Jurusan;

10.Menetapkan perundang-undangan tentang Pemilu Raya FIK;

11.Melakukan hak uji terhadap hasil pemilu raya, terkait dengan didasari data-data tertulis dari pihak KPU FIK;

12.Mensosialisasikan hasil Konferensi OPM FIK UM selambat-lambatnya 2 (satu) minggu setelah Konferensi.

Pasal 6

Wewenang

Wewenang DMF adalah:

  1. Melakukan seleksi terhadap calon anggota KPU FIK.
  2. Menyelenggarakan Konferensi OPM FIK UM.
  3. Mengesahkan Tap. OPM FIK UM.
  4. Menegakkan Tap. OPM FIK UM.
  5. Mengesahkan GBPK OPM FIK UM.
  6. Meminta pertanggungjawaban BEMFA atas pelaksanaan GBPK.
  7. Memberhentikan Ketua BEMFA apabila telah habis masa jabatannya.
  8. Merumuskan dan menetapkan UU Pemilu Raya OPM FIK UM.
  9. Meminta laporan kerja tertulis BEMFA dan HMJ setiap 3 (tiga) bulan sekali

Pasal 7

Keanggotaan

Keanggotaan DMF terdiri atas:

  1. Anggota DMF minimal 11 (sebelas) orang, maksimal 25 (dua puluh lima) orang;
  2. Anggota DMF adalah senator hasil pemilihan jurusan masing-masing pada pemilu raya;
  3. Apabila jumlah senator hasil pemilu raya belum memenuhi kuota, maka ketua HMJ terpilih mendelegasikan senator dengan jumlah yang sama untuk masing-masing HMJ
  4. Senator hasil penunjukan ketua HMJ terpilih memiliki hak yang sama dengan senator hasil pemilu raya.

Pasal 8

Kepengurusan

Kepengurusan DMF terdiri dari:

  1. DMF terdiri atas pengurus harian dan anggota;
  2. Pengurus harian terdiri atas; satu ketua merangkap anggota, satu sekretaris merangkap anggota dan satu bendahara merangkap anggota;
  3. Struktur kepengurusan anggota DMF ditetapkan oleh anggota DMF dalam sidang paripurna pertama;
  4. Ketua DMF dipilih dalam sidang paripurna secara aklamasi atau berdasar suara terbanyak;
  5. Pembentukan badan pekerja dilakukan oleh pengurus harian DMF selambat-lambatnya 7 hari setelah pemilihan ketua DMF.

Pasal 9

Pengesahan

  1. Struktur kepengurusan DMF ditetapkan dalam sidang paripurna dan disahkan oleh surat keputusan Dekan;
  2. Dekan mengukuhkan DMF dan menyaksikan serah terima jabatan.

Pasal 10

Pertanggungjawaban

Pertanggungjawaban DMF:

  1. Sebagai badan normatif dan perwakilan tinggi OPM di tingkat fakultas, DMF bertanggungjawab kepada mahasiswa fakultas;
  2. Sebagai subsistem kelembagaan nonstruktural di tingkat Fakultas, DMF bertanggungjawab kepada Dekan.

Pasal 11

Persidangan

  1. Persidangan DMF adalah:
    1. Konferensi;
    2. Sidang Paripurna;
    3. Sidang Pleno;
    4. Sidang Komisi;
  2. Sidang Konferensi DMF dapat mengundang Ketua OPM FIK UM baru, dan ketua demisioner, serta pihak struktural maupun nonstruktural yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Keolahragaan bila diperlukan.

Pasal 12

Masa Bakti Kepengurusan

Masa bakti kepengurusan DMF diatur sebagai berikut:

  1. Masa bakti DMF adalah satu periode kepengurusan dengan ketentuan ketua tidak dapat dipilih kembali pada jabatan yang sama;
  2. Pemberhentian keanggotaan DMF dilakukan berdasarkan sidang paripurna DMF;
  3. Ketentuan lebih lanjut tentang pergantian keanggotaan DMF diatur dalam tatib DMF. Keanggotaan DMF berakhir karena:
    1. Masa bakti sudah habis;
    2. Atas permintaan sendiri dengan alasan tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan;
    3. Berhalangan tetap;
    4. Meninggal dunia;
    5. Proses pergantian.

BAB III

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

Pasal 13

Status

  1. BEM FA adalah lembaga eksekutif tertinggi yang mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan tingkat fakultas;
  2. Subsistem lembaga nonstruktural tingkat fakultas.

Pasal 14

Fungsi

Fungsi BEM FA adalah:

  1. Sebagai koordinator kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas;
  2. Sebagai pelaksana GBPK.

Pasal 15

Tugas

Dalam melaksanakan fungsi BEM FA bertugas:

  1. Mengkomunikasikan dan menginformasikan kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas;
  2. Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan OPM FIK UM;
  3. Menjabarkan dan melaksanakan GBPK dalam bentuk program kerja.

Pasal 16

Wewenang

Wewenang BEMFA adalah mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan di tingkat fakultas.

Pasal 17

Struktur, Kepengurusan dan Keanggotaan

Pengurus BEM FA terdiri atas:

  1. Pengurus harian dan Pengurus Pleno;
  2. Pengurus harian terdiri atas Ketua Umum, Sekretaris Umum, Bendahara Umum dan Ketua-ketua bidang;
  3. Ketua Umum untuk selanjutnya disebut Gubernur Mahasiswa;
  4. Pengurus pleno terdiri dari pengurus harian di tambah anggota bidang;
  5. Dalam menjalankan tugasnya, Gubernur dibantu oleh para pengurus bidang;
  6. Pembagian bidang disesuaikan dengan ruang lingkup kegiatan kemahasiswaan;
  7. Kepengurusan BEMFA mencerminkan keterwakilan mahasiswa fakultas;
  8. Kepengurusan BEMFA disahkan dengan surat keputusan Dekan.

Pasal 18

Pemilihan Gubernur

Gubernur dipilih berdasarkan suara terbanyak melalui pemilu raya secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil yang pelaksanaannya diatur dalam undang-undang pemilu raya yang dirumuskan dan ditetapkan oleh DMF.

Pasal 19

Pengesahan

  1. Gubenur ditetapkan oleh DMF dalam forum Konferensi OPM FIK UM;
  2. Kepengurusan BEMFA disahkan dengan surat keputusan Dekan.

Pasal 20

Hak dan Kewajiban Gubenur

  1. Menurunkan produk hukum yang dikeluarkan oleh DMF dalam bentuk peraturan BEMFA;
  2. Hak prerogratif untuk mengangkat dan memberhentikan para anggota;
  3. Gubenur wajib menyampaikan kepada DMF tentang rencana kegiatan mahasiswa di tingkat fakultas;
  4. Menjabarkan lebih lanjut secara operasional GBPK yang telah ditetapkan oleh DMF;
  5. Melaksanakan amanat DMF dalam GBPK;
  6. BEMFA wajib menyerahkan laporan kerjanya tiap 3 (tiga) bulan sekali pada DMF.

Pasal 21

Pertanggungjawaban

  1. BEMFA dalam melaksanakan GBPK bertanggungjawab kepada DMF dalam forum Konferensi OPM FIK UM;
  2. Sebagai subsistem kelembagaan nonstruktural tingkat fakultas BEMFA bertanggung jawab kepada Dekan

Pasal 22

Rapat

Rapat BEMFA dilakukan sebagai berikut :

  1. BEMFA mengadakan rapat sekurang-kurangnya dua kali dalam dalam satu semester;
  2. Rapat BEMFA terdiri atas :

a. Rapat Pleno

b. Rapat Pengurus Harian

c. Rapat Bidang

d. Rapat Divisi

  1. Rapat BEMFA dapat mengundang pihak struktural fakultas, ketua DMF, ketua HMJ serta pihak-pihak yang diperlukan;
  2. Pengaturan lebih lanjut pasal ini diatur dalam peraturan tata tertib BEMFA.

Pasal 23

Masa Bakti

Masa bakti BEMFA diatur sebagai berikut:

  1. Masa bakti kepengurusan adalah satu periode kepengurusan, dan ketua umum (Gubenur) tidak dipilih kembali pada periode berikutnya;
  2. Pemberhentian dilakukan oleh DMF melalui konferensi atau konferensi luarbiasa;
  3. Keanggotaan BEMFA dapat berakhir karena hal-hal berikut:
  1. Masa bakti habis;
  2. Atas kemauan sendirin secara tertulis dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan;
  3. Meninggal dunia;
  4. Resuffle;
  5. Tidak lagi memenuhi syarat yang ada.
  6. Apabila jabatan Gubenur mengalami kekosongan, maka secara langsung akan diisi oleh pengurus harian yang ada secara struktural hirarkis ke bawah.
  7. Pengatur lebih lanjut ayat ini, diatur dalam tata tertib BEMFA.
  1. Pergantian jabatan dan keanggotaan diatur sebagai berikut:

BAB IV

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN

Pasal 24

Status

HMJ adalah:

1.   Badan eksekutif OPM FIK UM di tingkat jurusan sebagai pelaksana program kerja kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan bidang jurusannya.

2.   Subsistem kelembagaan nonstuktural tingkat jurusan.

Pasal 25

Fungsi

Fungsi HMJ adalah :

1.   Sebagai wadah untuk menjabarkan, melaksanakan dan mengembangkan kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusanya;

2.   Melaksanakan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan kemahasiswaan.

Pasal 26

Tugas

Tugas HMJ adalah :

1.   Menjabarkan, melaksanakan dan mengembangkan kegiatan-kegiatan     kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya sebagaimana telah digariskan oleh DMF dalam Konferensi OPM FIK UM;

2.   Menyampaikan laporan secara tertulis tentang pelaksanaan GBPK kepada DMF 3 (tiga ) bulan sekali dalam satu periode kepengurusan dalam forum persidangan yang diselenggarakan untuk itu;

3.   Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada DMF dengan melibatkan perwakilan mahasiswa jurusan.

Pasal 27

Wewenang

Wewenang HMJ adalah mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan kemahasiswaan sesuai dengan jurusannya.

Pasal 28

Tanggungjawab

Tanggung jawab HMJ adalah :

1.   Sebagai badan eksekutif OPM FIK di tingkat jurusan, HMJ bertanggungjawab kepada DMF.

2.   Sebagai subsistem kelembagaan nonstruktural fakultas, HMJ bertanggungjawab kepada Dekan.

Pasal 29

Kepengurusan

1.  Kepengurusan HMJ terdiri atas pengurus harian dan pengurus bidang;

2.  Pengurus harian sekurang-kurangnya terdiri atas: ketua, sekretaris, bendahara dan ketua bidang;

3.  Ketua HMJ dipilih melalui Pemilu Raya OPM FIK UM;

4.  Kepengurusan HMJ ditetapkan melalui keputusan Dekan;

5.  Penjabaran lebih lanjut kepengurusan HMJ diatur dalam tata tertib HMJ dan tidak bertentangan dengan ketentuan di atasnya.

BAB VI

PENYELENGGARAAN SUKSESI OPM FIK

Pasal 36

Penyelenggaraan Suksesi

Reformasi OPM FIK UM diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU FIK) Universitas Negeri Malang, dan pejabat struktural terkait sebagai pemantau teknis pelaksanaan.

Pasal 37

Pembentukan KPU FIK

KPU FIK dibentuk oleh DMF dan ditetapkan oleh Dekan.

Pasal 38

Status

KPU FIK adalah pelaksana teknis Pemilu Raya OPM FIK yang bersifat independent.

Pasal 39

Fungsi dan Tugas

  1. KPU FIK berfungsi sebagai penyelenggara Pemilu Raya OPM FIK UM;
  2. Tugas KPU FIK adalah melaksanakan pemilu raya untuk memilih Ketua BEMFA, Ketua HMJ, dan senator DMF, dilanjutkan membantu mempersiapkan penyelenggaraan Konferensi sebagai pelaksana teknis.

Pasal 40

Wewenang

Wewenang KPU OPM FIK UM adalah menyusun peraturan penyelenggaraan Pemilu Raya FIK UM.

Pasal 41

Tanggung Jawab

KPU FIK bertanggungjawab kepada Dekan.

Pasal 42

Keanggotaan dan Kepengurusan

  1. Anggota KPU FIK adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan yang telah mendaftar dan lulus seleksi DMF, dengan jumlah maksimal 25 orang;
  2. Kepengurusan KPU FIK minimal terdiri dari seorang ketua, seorang sekertaris, dan seorang bendahara;
  3. Pembentukan kepengurusan KPU FIK ditetapkan melalui rapat pemilihan yang dihadiri minimal 2/3 (dua per tiga) anggota;
  4. Ketua KPU FIK dipilih secara aklamasi atau berdasarkan suara terbanyak dalam rapat pemilihan yang dihadiri minimal 2/3 (dua per tiga) anggota.

BAB VII

ATURAN PERALIHAN

Pasal 43

  1. Aturan peralihan ini, berdasarkan dan berpedoman pada peraturan peralihan yang ada dalam Anggaran Dasar OPM UM.
  2. Aturan peralihan khusus mengatur ketentuan-ketentuan yang belum ada dalam AD ART OPM FIK UM.
  3. Berdasarkan hasil Konferensi 2010 OPM FIK UM yang telah dilaksanakan, maka ketentuan dalam AD ART ini tidak dapat diubah selain dalam konferensi yang diselenggarakan oleh DMF,
  4. Satu periode dalam AD ART adalah satu tahun terhitung mulai 1 (satu) Januari sampai dengan 31 (tiga puluh satu ) Desember.
  5. Apabila dalam pelaksanaan ketentuan-ketentuan dalam ART ini ada kekeliruan, maka akan diperbaiki seperlunya, dengan ditambahkan pada lembaran tersendiri yang menjadi satu kesatuan naskah dari AD ART ini.
  6. Pengaturan dan ketentuan yang telah berlangsung, diusahakan untuk menyesuaikan dengan ketentuan yang ada dalam peraturan ART OPM FIK ini.

BAB VIII

PENUTUP

Pasal 44

Aturan ini berlaku sejak ditetapkan.

KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 06/KONF/DMFIK/III/2010

Tentang:

Anggaran Rumah Tangga Organisasi Pemerintahan Mahasiswa

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Menimbang:

  1. Bahwa konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;

5.  Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi lokal di Fakultas Ilmu Keolahragaan;

Mengingat :

1.  Undang-Undang Dasar 1945;

  1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  3. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi;
  4. Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang;
  5. Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
  6. Hasil Konggres VI Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Universitasa Negeri Malang tahun 2009.

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Anggaran Rumah Tangga Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Maret 2010

Pukul                : 19:39 WIB

Presidium Sidang,

( Komar Rubianto )                           (Mohammad Saifur R )                       (Galang Pakarti M)

NIM. 109711423831                       NIM. 307721407038                        NIM. 208711415948


GARIS BESAR PROGRAM KERJA

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

  1. A. Latar Belakang

Mahasiswa merupakan kelompok elit yang prosentasenya sangat kecil dari total penduduk di Indonesia. Karena itu, mahasiswa yang disebut Gramschi sebagai intelekrual organic sudah selayaknya untuk memposisikan diri sebagai kelompok pencerahan bagi masyarakatnya. Peran kesejarahan yang telah dimainkan oleh mahasiswa dalam mengartikulasikan proses pembangunan bangsa kini perlu dipertegas kembali.

Diakui atau tidak, saat ini keprihatinan mendalam telah dirasakan oleh beberapa Perguruan Tinggi akibat munculnya kecenderungan di kalangan mahasiswa untuk sekedar melakukan ritual kuliah. Mereka berkeyakinan bahwa penembaraan intelektual dan pengasahan keterampilan hidup melalui kuliah telah lebih dari cukup untuk menjadi manusia ideal.

Paradigma seperti di atas jelas tidak menguntungkan bagi Perguruan Tinggi, masyarakat, terlebih lagi bagi mahasiswa. Tidak hanya menjadikan mahasiswa berpandangan sempit dan pragmatis, pola pikir seperti itu perlahan tapi pasti hampir secara sempurna menyeret mahasiswa untuk semakin jauh tercabut dari akar sosial-masyarakat tempatnya berpijak. Untuk itu, dibutuhkan wadah-wadah bagi penyadaran, pemberdayaan dan pengembangan mahasiswa dalam memfungsiposisikan diri sebagaimana mestinya.

Eksistensi organisasi mahasiswa (Ormawa) sebagai wadah bagi pemberdayaan dan pengembangan mahasiswa memiliki peran yang sangat signifikan dalam menjawab persoalan diatas. Berbagai keterampilan hidup (life skill) mahasiswa dapat diperoleh dan diasah melalui aktivitas yang diselenggarakan ormawa. Fakta bahwa semakin banyak mahasiswa yang cenderung berorientasi pendek, kuliah dengan berharap cepat lulus tanpa menghiraukan realitas sosial disekitarnya tentu memaksa pihak Perguruan Tinggi, tidak terkecuali Universitas Negeri malang untuk memeras otak bagaimana mengeliminasi kecenderungan seperti itu.

Dalam lingkungan mikro, Fakultas Ilmu Keolahragaan yang berada di Universitas Negeri Malang sangat peduli dan ikut bertanggungjawab terhadap program pengembangan mahasiswa. Adanya Dewan Mahasiswa Fakultas (DMF), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM FA), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta kelompok-kelompok study lainnya adalah bentuk riil bagi pengembangan intelektual, sikap dan keterampilan mahasiswa.

Persoalannya adalah dari tahun ke tahun keberadaan ormawa tersebut belum mampu menunjujkkan perannya secara signifikan bagi progesifitas mahasiswa. Tidak jarang keberadaan ormawa tanpa arah, dan dalam pelaksanaannya lebih kentara dengan program-program rutin yang kadang kala sudah tidak relevan lagi dengan tuntutan mahasiswa. Akibatnya, roda organisasi semakin melemah. Pada akhirnya, kontribusi ormawa dalam pengembangan potensi mahasiswa semakin dipertanyakan oleh berbagai pihak.

Bila dilihat dari kaca mata pembangunan karakter mahasiswa secara utuh, fenomena diatas jelas menyimpan persoalan yang sangat serius. Oleh karena itu, perlu segera dirumuskan Guide Lines bagi ormawa dan fungsionarisnya. Singkatnya, perlu dirumuskan dan ditetapkan Garis Besar Program Kerja Ormawa FIK UM ke depan yang lebih produktif, prestatif, realistis, berdaya guna secara efektif, dan tentunya mampu menjawab kebutuhan mahasiswa FIK UM secara keseluruhan.

  1. B. Pengertian

Garis Besar Program Kerja Ormawa FIK UM adalah sebuah tatanan pedoman yang menjadi pegangan bagi penyelenggara, serta pelaksanaan sistem kinerja OPM FIK UM baik secara kelembagaan maupun personal yang kapasitasnya sebagai fungsionaris.

  1. C. Maksud dan Tujuan

GBPK OPM FIK UM mempunyai maksud memberikan sebuah pedoman arah dan juga sebagai pegangan bagi penyelenggara dan pelaksanaan sistem kinerja OPM FIK  UM dan juga bertujuan untuk landasan berpikir, bersikap, dan bertindak bagi para fungsionaris agar dapat berperilaku secara positif-konstruktif dan demokratis berguna bagi almamater, masyarakat dan bangsa Indonesia.

  1. D. Landasan

GBPK OPM FIK UM berdasarkan pada landasan ideal Pancasila dan Konstitusi UUD 1945 serta Peraturan Perundangan organik yang meliputi : Undang-undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional; Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi; Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi; Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang; Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang; serta hasil Kongres VI Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Universitas Negeri Malang tahun 2009.

  1. E. Kondisi Objektif
    1. Perubahan IKIP menjadi UM.
    2. Minimnya dana kemahasiswaan.
    3. Minimnya fasilitas kampus di FIK UM.
    4. Rendahnya prestasi akademik mahasiswa FIK UM.
    5. Kurangnya kreatifitas mahasiswa FIK UM.
    6. Komunikasi informal antara fungsionaris mahasiswa dengan pihak fakultas rendah.
    7. Letak kampus FIK UM yang tidak menjadi satu kesatuan.

  1. F. Visi dan Misi GBPK

Visi :

  1. Mewujudkan kehidupan Organisasi Pemerintahan Mahasiswa FIK UM yang aspiratif, inovatif, kreatif, edukatif dan demokratis dengan ditunjang oleh IPTEK dan IMTAQ untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, kompetitif dan memiliki dedikasi tinggi.
  2. Menciptakan hubungan yang harmonis dan dialogis antara mahasiswa dengan pihak fakultas.

Misi :

  1. Kritis-partisipatif terhadap segala perubahan yang terjadi dalam setiap aspek kehidupan kampus FIK UM.
  2. Transparansi setiap informasi dan kebijakan baru untuk mahasiswa dan OPM FIK UM.
  3. Mendukung terciptanya kampus UM sebagai The Learning University.
  4. Mewujudkan OPM FIK UM yang produktif, prestatif, dengan menjunjung tinggi moralitas dan intelektualitas sebagai tolak ukurnya.
  1. G. Rekomendasi
    1. Transparansi pendanaan fakultas dan jurusan.
    2. Memperlancar administrasi kampus.
    3. Menuntut kualitas dan kuantitas semua fasilitas kampus.
    4. Pelibatan mahasiswa dalam pengambilan kebijakan kampus FIK UM.

  1. H. Penutup

Segala hal yang terjadi dalam dan luar kampus sudah saatnya untuk ditanggapi oleh OPM dan mahasiswa di FIK. Karena mahasiswa bukanlah sebuah kumpulan orang-orang yang berada dalam kultivasi komunitas yang tidak menghiraukan realitas disekitarnya.

Lebih dari itu, melalui revitalisasi ormawa FIK pengembangan dan pemberdayaan mahasiswa perlu diarahkan pada sebuah titik yang sama, yaitu peningkatan kualitas dan prestasi mahasiswa yang nantinya berguna bagi almamater, masyarakat dan bangsa Indonesia.

KETETAPAN KONFERENSI 2010

ORGANISASI PEMERINTAHAN MAHASISWA

FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG

NOMOR: 07/KONF/DMFIK/III/2010

Tentang:

Penetapan Ketua BEM FIK periode 2010

Menimbang:

  1. Bahwa konferensi OPM FIK merupakan permusyawaratan tertinggi mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Bahwa perlu adanya pembaharuan dan penegasan peran OPM FIK dalam pengembangan dan pemberdayaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Bahwa perlu adanya penekanan dan prioritas program kerja OPM FIK sesuai dengan tuntutan dan perkembangan dinamika mahasiswa di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  4. Bahwa perlu adanya kesinambungan dalam proses regenerasi kepemimpinan OPM FIK;

5.  Bahwa perlunya landasan yuridis bagi OPM FIK yang relevan dengan kebutuhan dan situasi lokal di Fakultas Ilmu Keolahragaan;

Mengingat :

1.  Undang-Undang Dasar 1945;

  1. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999 tentang perguruan tinggi;
  3. Kep. Mendikbud RI No. 155/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi;
  4. Keputusan Mendiknas No. 170/U/2000, tentang Statuta Universitas Negeri Malang;
  5. Keputusan Rektor Universitas Negeri Malang No. 0644/KEP/J36/2002 tentang Pedoman Organisasi Kemahasiswaan Universitas Negeri Malang;
  6. Hasil Konggres VI Organisasi Pemerintahan Mahasiswa Universitasa Negeri Malang tahun 2009.

Memperhatikan:

  1. Hasil-hasil rapat Dewan Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  2. Hasil-hasil pemilu raya 2010 di Fakultas Ilmu Keolahragaan;
  3. Hasil pembahasan acara Konferensi OPM FIK.

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Nama      :  Nella Vianis Sugianto

NIM       : 207711411722

Jurusan    :  Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK)

Ditetapkan      : Malang

Pada Tanggal  : 31 Maret 2010

Pukul                : 20:22 WIB

Presidium Sidang,

( Komar Rubianto )                           (Mohammad Saifur R )                 (Galang Pakarti M)

NIM. 109711423831                       NIM. 307721407038                  NIM. 208711415948

Lampiran 1

SUSUNAN ACARA KONFERENSI 2010

MAHASISWA FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

No. Hari/Tanggal Waktu Acara
1. Rabu

31 Maret 2010

15.00-15.30 Presensi peserta Konferensi
15.30-16.00 PEMBUKAAN

–         Sambutan ketua Pelaksana

–         Sambutan dan Pembukaan Konferensi FIK UM oleh Dekan FIK UM

16.00-16.30 Pembahasan tata tertib Pemilihan Presidium Konferensi OPM FIK UM
16.30 – 16.45 Pemilihan Presidium Konferensi OPM FIK UM
16.45 – 17.15 Pertanggung jawaban DMF FIK UM periode 2009
17.15-17.45 Pelaporan kinerja BEM FIK UM periode 2009
17.45-18.15 ISHOMA
18.15 – 19.15 Pembahasan Anggaran Dasar OPM FIK UM
19.15 – 20.30 Pembahasan Anggaran Rumah Tangga OPM FIK UM
20.30 – 21.00 Perumusan GBPK OPM FIK UM 2010
21.00-21.30 Penutup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: