Posted by: anggaway89 | May 25, 2010

Final Liga Champions 2009-2010, Mencari Treble Sejati

Satu persatu tirai kompetisi Liga-Liga domestik di Eropa telah resmi ditutup, banyak cerita dan juga banyak kejadian-kejadian memukau mewarnai kompetisi jalannya musim 2009-2010 ini.

Mungkin jika disuruh melabeli musim ini, saya lebih memilih menyebutnya sebagai “Extraordinary Season”, bagaimana tidak? Di tiga kompetisi terelit di tanah Eropa, mulai dari Inggris, Italia, hingga Spanyol semuanya baru menentukan juaranya di laga pamungkas, bukti bahwa tahun ini menjadi kompetisi dengan tingkat persaingan paling ketat.

Chelsea di matchday 38 Premier League, Inter di giornata 38 Seri A, dan juga Barcelona di jornada 38 La Liga, semua pasti mengangguk setuju jika kondisi seperti ini membuat kita terhibur dan dibuat deg-degan hingga detik terakhir kompetisi.

Namun jangan dulu takjub sebelum Anda semuanya menyelesaikan satu partai terakhir yang tersisa musim ini, karena panggung Liga Champions masih bakal menjadi penutup sesungguhnya dari musim 2009-2010 yang begitu spesial ini.

Dan dua finalis yang bakal saling bertanding untuk saling mengalahkan juga terbilang istimewa, sebab pemenang antara wakil Jerman Bayern Munich dan wakil Italia, Inter Milan, sama-sama berkesempatan menutup musim mereka dengan sangat indah, dengan predikat The Treble Winner.

Tiga gelar dalam satu musim dipastikan bakal diperoleh oleh salah satu klub yang menjadi pemenang di stadion Santiago Bernabeu pada 22 mei 2010 nanti, kedua klub berangkat ke kota Madrid sebagai penguasa domestik masing-masing Liga mereka.

Bayern Munich sebelumnya telah meraih gelar perdananya musim ini dengan gelar Deutscher Meister atau jawara Bundesliga, mereka memastikannya diri juara di spieltag 33 setelah menang melawan Vfl Bochum dengan skor 3-1, rival mereka Schalke kalah dalam pekan tersebut dan sudah tak mungkin lagi mengejar perolehan poin mereka.

Kemudian Munich baru dinobatkan dan menerima trofi Bundesliga spieltag pamungkas yakni di pekan 34. Setelah itu, satu pekan kemudian mereka meraih trofi kedua mereka di ajang DFB Pokal (Piala Liga Jerman) mereka menang 4-0 dari Werder Bremen di Finalnya.

Sementara Inter juga berhasil mendominasi di negaranya diawali dengan Coppa Italia, Final dimainkan di kota Roma, melawan pesaing utama mereka musim ini AS Roma dalam laga Final mereka menang 1-0 untuk membuat mereka merebut trofi perdananya musim ini.

Lalu di Giornata pamungkas mereka memastikan diri sebagai Scudetto Seri A setelah menang tipis 1-0 di kandang Siena untuk kali kelima secara berturut-turut, mereka unggul 2 poin dari AS Roma, runner up yang terus mengejar mereka hingga giornata terakhir.

Selain persamaan di atas, juga ada persamaan unik yang lain, mereka juga bakal dibela oleh pemain buangan Real Madrid tuan rumah pemilik Stadion Santiago Bernabeu yang bakal menjadi venue Final Liga Champions musim 2009-2010 ini, Arjen Robben di Munich dan Wesley Sneijder di Inter.

Bayern Munich dan Inter juga dilatih oleh sama-sama jebolan dari klub Barcelona, Louis Van Gaal mantan pelatih Barca, sementara Jose Mourinho dulu sempat menjadi asistennya dan juga pelatih tim junior El Barca.

Jujur saja saya bukan fans dari kedua Finalis yang berlaga, jadi saya sudah pasti akan objektif dalam menilai peluang kedua timnya yang bakal menjadi juara nantinya.

Namun jika mau menilik dari segi prediksi berdasar klenik atau hal yang berbau mitos, besar kemungkinan Inter yang akan bisa meraih treble musim ini, bagaimana saya bisa mengatakannya? Saya mencermati dari catatan yang selama ini ada di liga Champions sejak musim 2004/05.

Juara selalu membentuk pola dan saling bergantian, juara dikuasai oleh wakil dari tiga kompetisi teratas di Eropa, pada musim 2004/05 Wakil Inggris, Liverpool, berjaya. Satu tahun kemudian giliran Barcelona wakil Spanyol juara di musim 2005/06.

Kemudian tahun berikutnya giliran Italia mengirimkan wakilnya sebagai juara, yakni AC Milan musim 2006/07. Lalu siklus kembali ke wakil Inggris, Manchester United, juara musim 2007/08, dilanjutkan wakil Spanyol, Barcelona, musim lalu 2008/09.

Jika siklus ini berlanjut harusnya musim ini kembali giliran ke wakil Italia yang meraih trofi Liga Champions? kalau menurut Anda sekalian klub mana yang Anda anggap paling layak berjaya di Bernabeu Sabtu nanti?

Yang jelas menurut saya apa pun hasilnya nanti, yang pasti kita tetap layak angkat topi kepada sang juara, karena mereka akan menutup serta menggenapkan “Extraordinary Season” ini dengan “Extraordinary” prestasi treble yang mereka raih, mari kita nantikan saja bersama!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: